Friday, August 30, 2013

Sejarah LINUX

1.1 Pendahuluan
Linux saat ini menjadi acuan dalam penggunaannya sebagai sistem operasi untuk server.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS ,dari Universitas Helsinki, Findlandia yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu kepada suatu kumpulan lengkap pernagkat lunak yang bersama - sama dengan kernel menyususn suatu sistem operasi yang lengkap.

Untuk masalah penggunaannya, pengguna dapat memilih distribusi Linux yang telah dikenal, misalkan Redhat, Mandrake, SUSE, Debian, Gentoo,Slackware ,dll.Perbedaaan antara satu distribusi (distro) ysng satu dengan yang lainnya adalah lebih baik kepada masalah program - program yang disertakan dan fungsionalitas pemakaiannya, akan tetapi tetap menggunakan kernel sama yang masih dikembangkan oleh Linus bersama komunitas programmer.

1.2 Penggunaan LINUX
Linux selain dapat digunakan untuk kalangan pengguna rumahan (WORKSTATION) dimana aplikasi serta tampilannya yang sudah sangat ramah dengan pengguna, untuk skala pemgguna yang lebih khusus diserver dapat di klasifikasikan secara sederhana pengimplementasiannya antara lain sebagai berikut.
-Sebagai Server WEB, baik untuk eksternal <terhubung dalam jaringan internet> maupun internal <Intranet>. contoh aplikasi : Apache
-Sebagai Server email
contoh aplikasi : Postfix
-Berbagai macam aplikasi server seperti FTP dan IRC.
contoh aplikasi : Proftpd
-Sebagai Server DNS, yang digunakan untuk me-resolve nama domain dari LAN internal ataupun dalam komunikasi jaringan internet. contoh aplikasi : Bind
-Digunakan dalam sistem Clustering, dimana sumber daya lebih dari CPU akan digabungkan, sehingga tujuan akhirnya adalah membentuk suatu sistem komputer yang lebih kuat dan cepat. contoh : Implementasi Beo Wulf Clustering
-Interaksi dengan sistem operasi lain, dilakukan melalui 3 cara :
1.Kompatibilitas file & sistem file
2.Kompatibilitas jaringan
3.Serta Emulasi (Simulasi Sistem Operasi). contoh : VMWARE,VirtualBox,dll

Jenis Firewall

Jenis - jenis Firewall Dalam suatu jaringan, yaitu :
1.Mikrotik      = jenis firewall ini berpatokan pada IP Address
2.PC
3.Software/OS  contoh : Squid,Winbox,Mikrotik

Jenis-Jenis Firewall


Firewall dapat dibedakan berdasarkan caranya bekerja. dan ada 4 jenis firewall dan untuk Jenis-jenis firewall tersebut adalah :

  1. Packet Filtering Gateway
  2. Application Layer Gateway
  3. Circuit Level Gateway
  4. Statefull Multilayer Inspection Firewall
Untuk penjelasan lebih lengkap dari tiap macam-macam firewall di atas akan saya terangkan lebih lanjut dibawah ini;

Packet Filtering Gateway

http://materitkj11.blogspot.com/Packet filtering gateway dapat diartikan sebagai firewall yang bertugas melakukan filterisasi terhadap paket-paket yang datang dari luar jarigan yang dilindunginya. Filterirasi paket ini hanya terbatas pada sumber paket, tujuan paket, dan atribut-atribut dari paket tersebut, misalnya paket tersebut bertujuan ke server kita yang menggunakan alamat IP 202.51.226.35 dengan port 80. Port 80 adalah atribut yang dimiliki oleh paket tersebut. Seperti yang terlihat pada gambar 11.4, firewall tersebut akan melewatkan paket dengan tujuan ke Web Server yang menggunakan port 80 dan menolak paket yang menuju Web Server dengan port 23.
Bila kita lihat dari sisi arsitektur TCP/IP, firewall ini akan bekerja pada layer internet. Firewall ini biasanya merupakan bagian dari sebuah router firewall. Software yang dapat digunakan untuk implementasi packet filtering diantaranya adalah iptables dan ipfw.

Application Layer Gateway

http://materitkj11.blogspot.com/
Web server dengan Firewall
Model firewall ini juga dapat disebut Proxy Firewall. Mekanismenya tidak hanya berdasarkan sumber,Mekanisme lainnya yang terjadi adalah paket tersebut tidak akan secara langsung sampai ke server tujuan, akan tetapi hanya sampai firewall saja. 
Selebihnya firewall ini akan membuka koneksi baru ke server tujuan dan atribut paket, tapi bisa mencapai isi (content) paket tersebut. tujuan setelah paket tersebut diperiksa berdasarkan aturan yang berlaku.
Bila kita melihat dari sisi layer TCP/IP, firewall jenis ini akan melakukan filterisasi pada layer aplikasi (Application Layer).
http://materitkj11.blogspot.com/
Proxy Firewall dilihat pada Model TCP/IP

Circuit Level Gateway

Model firewall circuit level gateway ini bekerja pada bagian Lapisan Transport model referensi TCP/IP. Firewall ini akan melakukan pengawasan terhadap awal hubungan TCP yang biasa disebut sebagai TCP Handshaking, yaitu proses untuk menentukan apakah sesi hubungan tersebut diperbolehkan atau tidak. Bentuknya hampir sama dengan Application Layer Gateway, hanya saja bagian yang difilter terdapat ada lapisan yang berbeda, yaitu berada pada layer Transport.
http://materitkj11.blogspot.com/
Circuit Level Gateway dilihat pada Model TCP/IP

Statefull Multilayer Inspection Firewall

Model firewall ini merupakan penggabungan dari ketiga firewall sebelumnya. Firewall jenis ini akan bekerja pada lapisan Aplikasi, Transport dan Internet. Dengan penggabungan ketiga model firewall yaitu Packet Filtering Gateway, Application Layer Gateway dan Circuit Level Gateway, mungkin dapat dikatakan firewall jenis ini merupakan firewall yang,memberikan fitur terbanyak dan memberikan tingkat keamanan yang paling tinggi.
http://materitkj11.blogspot.com/
Statefull Multilayer Inspection Firewall dilihat pada Model TCP/IP

INSTALASI SISTEM OPERASI JARINGAN

SERVER adalah komputer yang melayani komputer lain (CLIENT) dalam suatu jaringan
Sistem Opersi Jaringan :
-Windows Workstation
-Bayan Vines
-Novel Netware
-UNIX
-LINUX
-CITRIX

Dan cara mengecek sebuah server yang di gunakan sebuah jaringan dapat menggunakan/mengunjungi website Netcraft.com


# Jenis Aplikasi Di Sistem Operasi Jaringan #
1.FTP     = File Transfer Protocol
2.WEB   = Layanan Web Server
3.DNS   = Domain Name System
4.Mail    = Surat Elektronik
5.Proxy  = Pengaatur Akses
6.Router = Pengatur Akses


1.INSTALASI SERVER 2003
2.Instalasi Client
3.Command Line
4.Instalasi Software Berbasis Text ataupun GUI
5.Microsoft Visio - Tracker
6.Membangun Jaringan
7.Jaringan

Sunday, August 11, 2013

Setting IP Address Di Jaringan Peer To Peer

 Setting IP Address Peer to Peer
1.Pertama, buka RUN atau dengan tombol Hotkeys dengam tombol Windows + R , lalu ketik "ncpa.cpl" tanpa tanda kutip lalu tekan enter

2.Lalu klik kanan pada Local Area Network (LAN) , kemudian Double kilk pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)

3.pilih Use following IP Address, kemudian isikan Address, misal : 192.168.1.1

4.klik Subnet Mask , Subnet Mask akan terisi otomatis sesuai dengan jenis ip yang di isi

5.Lalu klik ok

File Sharing di Windows XP

 Assalamualaikum , para blogger siang ini saya membahas tentang File Sharing di sistem operasi Windows XP

1. Klik kanan folder yang akan dibagikan, pilih Sharing and Security

 
Add caption




2. Klik link If you understand the security


3. Pilih Just enable file sharing, kemudian klik OK


4. Checklist Share this folder on the network, lalu klik OK



5. Jika diinginkan komputer lain boleh mengedit file yang di shared, maka checklist juga Allow network users to change my files
Untuk melakukan pengecekan terhadap file yang disharing, silahkan menuju ke komputer lain yang terhubung dengan jaringan, kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Buka jendela explorer dengan mengklik kanan menu start, pilih explore
2. Klik My Network Places
3. Jika folder yang tersharing belum muncul, maka klik kanan My Network Places, kemudian pilih search for computers, masukan alamat IP dai komputer yang membagikan file, kemuduan pilih search

IKLAN